Ini Kata Rio Haryanto Yang Dua Kali Sial Saat Tes Pramusim F1 - Infotainment News Online Terkini

JagatOtomotif

Ini Kata Rio Haryanto Yang Dua Kali Sial Saat Tes Pramusim F1

on

Rio Haryanto – Pembalap F1 asal Indonesia, Rio Haryanto Saat melakukan uji coba keempat tidak berlangsung mulus.  Bukan kali ini saja, saat uji coba ke tiga Rio Haryanto tergelincir keluar lintasan. Saat tes ke empat, mobil yang di kendarai Rio Haryanto keluar lintasan dan menghantam  dinding pembatas. Kecelakaan tersebut terjadi di belokan antara 4 dan 5. Belokan itu rupanya sulit ditaklukkan. Rabu sebelumnya, Rio juga melintir di belokan itu.

Dengan terjadinya insiden menabrak pembatas. Manor Racing kemungkinan harus membangun mobil baru untuk Rio Haryanto usai insiden tabrak pembatas pada Kamis. Soalnya, mobil MRT05 bernomor 88 itu disebutkan sulit diperbaiki.

Selain membangun mobil baru, Manor Racing juga memberikan pesan khusus untuk Rio Haryanto.  Chief Designer Manor Racing, Luca Furbatto, mengatakan Rio harus lebih fokus ketika berada di belakang kemudi MRT05.

Dia juga meminta Rio untuk lebih banyak melatih fisiknya. Apalagi F1 berlangsung 21 seri yang pastinya menuntut kebugaran fisik yang prima.

“Rio harus fokus pada daya tahan tubuhnya. Dia juga harus peka terhadap bobot bensin yang berbeda dalam setiap putaran,” ujarnya.

Chief Designer Manor Racing, Luca Furbatto tidak  mau menyalahkan Rio seutuhnya. Dia sadar kalau pembalap asal Solo itu masih butuh adaptasi untuk mengendalikan MRT05.

“Kami telah membuat awal yang baik, tapi masih banyak yang harus dilakukan sebelum seri pertama Formula 1 di Melbourne, Australia,” ucapnya.

Atas kejadian yang terjadi, Rio Haryanto akhirnya memberi penjelasan.

’’Aku sedang membiasakan diri dengan mobil dan mencoba menemukan limit-nya. Jadi aku sedikit terlalu agresif di tikungan 4,’’ ungkap pembalap Indonesia pertama di F1 itu seperti dilansir Motorsport.

Rio menjelaskan bahwa pada sesi pagi semuanya berjalan sesuai rencana. Selain itu banyak kemajuan dicapai. ’’Aku semakin percaya diri dengan tim Manor,’’ jelasnya. Karena itu dia berharap akan banyak mendapat pelajaran sebelum seri pembuka berlangsung di Melbourne 20 Maret nanti.

Peringkat empat di klasemen akhir GP2 musim lalu tersebut mengatakan hanya perlu membiasakan diri dengan MRT05. Makanya di hari terakhir dia ingin merasakan potensi maksimal mobil tersebut. ’’Aku masih sangat baru dengan mobil ini. Aku membuat kesalahan dan harus belajar dari pengalaman itu untuk tidak mengulangnya lagi,’’ paparnya.

Waktu belajar Rio tidak banyak. Hanya tersisa dua hari. Pada uji coba di trek yang sama pekan depan, empat hari akan kembali dibagi dua dengan rekan setimnya Pascal Wehrlein. ’’Aku berharap pada akhir uji coba pekan depan aku akan merasa lebih nyaman,’’ terang pembalap yang mengakhiri uji coba di posisi 11 itu.

Dengan line up pembalap rookie, Manor akan menghadapi awal musim yang berisiko. Pada satu sisi pembalapnya harus segera bisa tampil cepat menghadapi balapan. Sedangkan di sisi lain keduanya belum punya pengalaman dan harus cepat mempelajari mobil baru. Tapi Direktur Balap Manor Dave Ryan tak terlalu khawatir dengan hal itu.

’’Pascal datang sebagai juara (DTM). Dia sudah melewati ratusan kilometer dengan mobil F1 dan mobil berkelas di grid. Jadi dia berpengalaman,’’ tandasnya.

Menurutnya bagi Wehrlein isu utamanya adalah transisi ke tim baru. ’’Rio di sisi lain adalah kebalikannya. Dia baru pertama kali mengikuti uji coba. So pendekatannya harus berbeda. Tapi keduanya adalah anak-anak muda yang hebat. Aku menikmatinya,’’ paparnya. Dia juga menyatakan mobil Manor belum sampai pada potensi maksimalnya. Karena masih banyak akan datang di uji coba berikutnya.

Berita Terkait

Lewat Video Ini, Rio Haryanto Terima Kasih Ke Fans

Ini Jawaban Rio Haryanto Saat Tergelincir di Hari Tes Kedua F1 Musim 2016

20 DP BBM Bergerak Dukung Rio Haryanto Juara F1

 

Recommended for you