Heboh, Inilah Ustaz 13 Istri Yang Ditangkap Karna Status Pernikahan Tidak Resmi

126

Ustaz 13 Istri – Mohd Razif Ismail (34 tahun) menghebohkan warga Malaysia.  Ustaz muda bernama Mohd Razis Ismail (34) itu ditangkap atas tuduhan berhubungan badan tanpa status pernikahan hingga punya anak di luar nikah. Razif harus berurusan dengan polisi karena satu dari sekian istrinya menggugat ke pengadilan karena dianggap tidak melaksanakan tugasnya  dengan baik sebagai seorang ayah.

Ustaz Mohd Razif Ismail juga dituduh melakukan percobaan poligami tanpa mengikuti kaidah agama, serta tidak memilki status pernikahan secara resmi. Ustadz muda tersebut juga disangka melanggar hukum syariah serta menelantarkan istri dan anak. Sang Ustaz mengaku menikah dengan wanita berusia 40 tahun dan dikaruniai anak yang lahir di luar nikah. Sang usttadz dan guru agama yang cukup terkenal di kawasan Selangor ini juga menikah dengan beberpa wanita yang lebih muda darinya.

Pengakuan Dari Salah Satu Istri

Seorang istrinya yang tidak disebutkan namanya menuturkan bahwa saking banyaknya istri dan anak-anak dari hasil perkawinannya membuat dia tidak mengenali beberapa anaknya.

Dan bahkan bersikap “dingin” ketika diperkenalkan kepada dua anak kembarnya berusia empat tahun semasa ditahan di pejabat Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (Jawi).

“Dia tidak mempunyai perasaan melihat anak kami. Bukan itu saja, sejak saya mengandung sehingga anak berusia empat tahun dia tidak pernah sekali pun menjenguk kami,” kata seorang bekas istrinya dikutip dari Harian Metro.

Guru kelas yang mengajarkan hafalan Al-Quran berusia 25 tahun itu  sedih dan marah dengan reaksi Razif terhadap anak-anaknya.

Mereka menikah tahun 2011 dan mendapat anak setahun kemudian.

“Biasanya seorang ayah jika dapat berjumpa anak pasti memberikan reaksi gembira namun dia bersikap sebaliknya.

“Saya memang sedih mengenangkan masa depan anak,” katanya seperti dilansir The Malayonline.

Ustaz Mohd Razif Ismail Jadi Buronan

Seperti dikutif dari mynewshub, Selasa (1/3/2016), Ustadz Mohd Razis sempat menjadi buronan Departemen Agama Islam Wilayah Persekutuan (Jawi) selama tiga bulan atau 101 hari.

Setelah 101 hari diburu, Ustadz Mohd Razis berhasil ditangkap polisi dengan bantuan Jawi setelah berhasil dilacak melalui sistem pelacakan ponsel.

Tim polisi yang terlibat dalam penangkapan itu yakni tim Cabang Khusus (SB) Bukit Aman dan Markas Polisi Daerah Ampang Jaya.

Mohd Razis yang mengganti namanya menjadi Arrozi Abd Rahman untuk mengelabui petugas, ditangkap pada Senin (29/2/2016) pukul 15.35 waktu setempat di Pandan Indah. Ustadz Mohd ditangkap ketika ingin keluar membeli barang kebutuhan untuk istrinya.

“Dia ditangkap ketika ingin keluar membeli barang kebutuhan untuk istrinya yang tinggal di flat dekat lokasi penangkapan tanpa melakukan perlawanan. Bahkan, dia sempat mengatakan ‘terima kasih, tuan’ kepada petugas yang menangkapnya,” ujar Asisten Direktur Bagian Penegakan Jawi, Wan Jaapar Wan Ahmad.

Wan Jaapar mengatakan sebagaimana dilansir pojoksatu, ustadz Mohd dihadapkan ke Mahkamah Syariah Kuala Lumpur setelah diduga melakukan berbagai tindakan kriminal dan syariah.

Ustadz Mohd Razis diduga melakukan hubungan badan sehingga pasangannya melahirkan anak di luar nikah, tidak menafkahi istri dan anaknya serta nikah cerai yang tidak terdaftar. Wan Jaapar mengatakan, pria itu juga menghina Islam karena menikah lebih dari yang diizinkan menurut Seksyen 7 Akta Kesalahan Pidana Syariah 1997.