Begini Kronologi Yuni Asih Yang Digorok dan Diseret Jasadnya

140

Yuni Asih – Pembunuhan sadis yang di alami oleh Yuni Asih (20), wanita asal Desa Asri Katon, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang tewas dengan lehernya digorok dan jasadnya diseret dengan motor.

Kepala Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Adam Purbantoro mengatakan pelaku pembunuhan Yuni Asih diduga adalah kekasihnya sendiri.

“Ada dugaan motif pembunuhan terkait asmara. Saat ini pelaku sudah berhasil kita amankan,” ungkap Kepala Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, Jumat (04/03/2016).

Kronologi Pembunuhan Yuni Asih

Yuni Asih adalah seorang janda berumur 20 tahun yang diduga dibunuh oleh kekasihnya sendiri. Pengakuan dari Kepala Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Adam Purbantoro mengatakan sebeluh digorok leher Yuni Asih, dari hasil olah TKP sementara kepolisian, korban sempat diseret sejauh beberapa meter dari motor. “Tersangka masih kita periksa,” paparnya.

Motif pembunuhan, Adam Purbantoro mengatakan masih dalam proses penyidikan. “Kita belum bisa simpulkan apa sebab pelaku membunuh korban. Korban terluka dibagian leher dan perut,” terang Adam.

Sebagaimana dilansir beritajatim,  korban ditemukan tergeletak di tengah jalan raya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Polisi menemukan pisau berlumuran darah yang diduga, baru saja dibuat pelaku membunuh korban.

“Pelaku sudah kita amankan. Saat kejadian, pelaku sempat mencoba bunuh diri,” ungkap Kepala Reserse Kriminal Polres Malang, AKP Adam Purbantoro, Jumat (04/03/2016).

Kata dia, usai membunuh korban, pelaku terlihat panik. Apalagi saat kejadian, ada warga yang melihat. Sehingga korban berusaha menyayat urat nadi dan menusukkan pisau ke arah perut.

“Pelaku sudah kita obati. Saat ini masih menjalani pemeriksaan,” beber Adam, seperti yang dikutip dari laman beritajatim.

Dari olah TKP semalam, Polisi menemukan pisau berlumur darah yang dibuat pelaku membunuh korban. Ada luka tusuk di bagian perut dan dada. Sementara jasad korban, sempat diseret pelaku sebelum akhirnya,diketahui warga di Jalan Raya Dusun Cendol, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Sementara itu, korban saat ini berada di kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar untuk keperluan penyidikan. “Belum bisa disimpulkan motifnya, tersangka masih diperiksa,” seru Adam.

 

Agen Poker
loading...