Heboh, Video Turis Goyang Hot di Nagatabaru Jelang Gerhana Matahari

120

Gerhana Matahari – Jelang GMT (Gerhana Matahari Total) sejumlah turis sudah memadati wilayah yang terkena Gerhana Matahari. Ribuan orang asing dari berbagai negara memilih Palu untuk memantau Gerhana Matahari Total (GMT). Setidaknya ada tiga tempat yang melayani titik pemantauan. Satu di Talise Pavilion, di tepi pantai, dan dua di perbukitan di Kabupaten Sigi, yaitu di desa Ngatabaru dan desa Wayu (Matantimali), Kabupaten Marawola Barat.

Berbeda dengan dua titik lainnya, pemantauan poin di Ngatabaru ke ranah pribadi. Penduduk setempat mengalami kesulitan mengakses, karena desa telah berubah menjadi “Kampung Turis”.

Seorang pengunjung yang mengaku anggota BIN dalam video tersebut, masuk ke lokasi dan sempat mengambil gambar. Ia merekam pesta pora yang dilakukan para bule.

Dilansir dari pojoksatu, video yang berdurasi 49 detik menampilkan para bule dengan pakaian seksi sedang bergoyang-goyang bersama pasangannya sambil memegang botol minuman.

Beberapa orang bule perempuan hilir mudik dengan pakaian minim, sementara alunan house musik seperti di bar, menjadi latar aktifitas mereka siang itu.

Video yang diupload melalui akun Haasan Yardin akan miring tanggapan dari netizens. Umumnya, mereka mengutuk tindakan tersebut.

“Kita sibut mengajak zikir dan salat berjamaah. Penguasa sibuk dengan memberikan fasilitas bagi turis yang sama sekali tidak menghargai budaya kita. ARIL masuk ngataqu Palu ditolak, masa kaya gini difasilitasi,”kata seorang netizin.