Inilah Bahaya Melihat Gerhana Matahari Dari Dokter Spesialis Mata

105

Gerhana Matahari – Bahaya melihat gerhana matahari total secara langsung, menjadi sebuah pertanyaan apakah bahaya bila melihat langsung gerhana matahari total?

Dokter Spesialis Mata meminta agar orang tidak melihat langsung atau dengan mata telanjang saat gerhana matahari, Rabu (2016/03/09) pagi.

Alasan itu tidak boleh dilakukan karena proses gerhana matahari langsung sangat berbahaya bagi mata.
Matahari yang terhalang bulan akan memancarkan cahaya yang tajam ke arah mata.

“Sama halnya kayak laser kalau diarahkan ke mata, tidak nyeri, tapi bisa mengakibatkan kerusakan makula.”

“Bahkan karena cahaya matahari terlalu kuat bisa membakar makula yang merupakan pusat penglihatan yang terletak pada retina mata,” terang dokter spesialis mata, dr Armanto Sidohutomo SpM ketika dikonfirasi SURYA.co.id, Senin (7/3/2016).

Ketika mata melihat fenomena gerhana yang sedang berlangsung, mata akan bereaksi seperti melihat dalam gelap atau redup. Kelopak mata terbuka dan pupil melebar. Ketika Bulan dan Matahari bergeser tiba-tiba bersinar lagi, mata kita dalam keadaan pertahanan yang kurang.

Kalau tidak hati-hati, dapat menyebabkan Solar Retinopathy. “Karena cahaya matahari yang tidak tertutup bulan secara penuh menimbulkan risiko kebutaan yang tinggi,” ujar Direktur klinik mata Tritya ini.

Gejala yang dirasakan ketika mulai membakar mokula dapat dilihat dengan penglihatan menjadi kabur, tidak bisa melihat warna jelas dan Metamorphopsia, yang melihat garis lurus menjadi melengkung, melihat benda-benda menjadi lebih besar / kecil.

“Kalau memang sudah seperti itu bisa langsung ke dokter, tidak semua gejalanya menimbulkan sakit kepala,” ujarnya.

Secara umum, keluhan terjadi pada kedua mata. Dalam kebanyakan kasus, ketajaman visual dapat kembali normal dalam beberapa bulan, tetapi beberapa pasien mengalami kerusakan permanen ketajaman visual dan skotoma permanen.

Oleh karena itu, ada tips untuk menonton gerhana matahari. Menggunakan alat yang dilengkapi dengan filter ultraviolet sebelum dan sesaat setelah gerhana matahari total.

Hal senada diungkapkan di spesialis mata RS Dr Soetomo, Dr Lutfi Delfitri SPM. Dokter spesialis tersebut menjelaskan tidak menimbulkan dampak yang berarti  saat bulan total menutupi matahari dan keadaan gelap gulita.

Namun pada kondisi sinar matahari mulai muncul dan bulan bergeser, sinar matahari tersebut sangat kuat dan bisa mengganggu fungsi retina mata .

“Nama medisnya Solar Retinopathy, gejalanya bisa segera atau dalam beberapa jam setelah paparan yaitu penglihatan kabur dan ada bagian yang gelap,” terangnya.

Dr Spesialis mata Lutfi Delfitri pun menegaskan, pencegahan merupakan hal yang sangat penting. Agar tidak melihat gerhana matahari langsung terutama pada gerhana yang tidak total.

“Bisa memakai kacamata khusus yg disarankan dengan solar filter welder no 14 atau kalau di Indonesia yg lebih mudah dengan filter ND nomor 5,” terangnya.

Berita Terkait

Lihat Nih Ramalan Zodiak Anda Saat Terjadi Gerhana Matahari

3 Pesan Rasulullah Saw Saat Terjadi Gerhana Matahari

17 Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Gerhana Matahari