Kisah Heru Budi Si Calon Ahok Yang Banjir Dukungan

120

Heru Budi – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 tinggal beberapa bulan lagi dari sekarang. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi mengusung tema Jakarata Baru atau Jakarata Basuki Heru.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono itu dinilai paling cocok mendampingi Ahok. Ahok mengatakan, pemilihan pegawai negeri sebagai wakil adalah misi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas birokrasi dan PNS dalam memimpin wilayah tersebut. Ini adalah kelanjutan dari politisi kepercayaan saat Jokowi memimpin Jakarta.

“Semua orang pasti cari tahu siapa sih Heru. Dia korupsi apa enggak waktu jadi wali kota? Dia meres PNS enggak sih? Muda loh. Kenapa Heru terpilih? Anak 23 tahun sudah kerja, istri kerja enggak ada kasus, sudah dipanggil BPK berapa kali. Aku enggak pernah denger dia berkasus sama UPS. Wali kota saya cek ke pengusaha enggak pernah meres, enggak pernah macam-macam, pernah minta mundur dari PNS,” jelas Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (7/3/2016).

“Bagi saya cuma mau buktikan ada PNS yang jujur namanya Heru. Dicek aja, kalau dia bagus bisa orang mulai dipercaya. Ada PNS baik, kepercayaan itu lebih penting,” lanjut Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu lebih memilih tidak bisa mencalonkan kembali daripada kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Termasuk semangat TemanAhok yang sudah berusaha mengumpulkan dukungan.

“Ini soal percaya saya enggak mau kalian patah semangat. Saya bilang sama Djarot sekarang saya ngerti ini anak muda yang saking semangat ngejar datang ke rumah malam-malam. Aku ngerti sekarang anak muda paksa Bung Karno merdeka seperti ini. Maksa tahu enggak. Padahal saya sudah bilang resiko loh. Gua bisa enggak ikut. Kalau enggak ikut selesai loh. Sayang juga kan. Mereka diam-diam aja,” jelas Ahok.

Heru Budi Banjir Dukungan

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan segera menerima ucapan selamat dan dukungan dari banyak pihak.

Itu karena Heru Budi dipilih langsung oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama untuk maju dalam pemilu kepala daerah DKI Jakarta 2017. Dukungan datang dari teman-temannya selama sekolah dan perguruan tinggi, pengusaha, dan putra-putri pensiunan militer.

“Teman juga ada yang SMS, katanya siap jadi tim relawan tanpa pamrih,” kata Heru di Balai Kota, Senin (7/3/2016).

Selain itu, Heru juga mengaku sudah mengantongi restu dari istri dan anaknya. Kepada Heru, keluarganya mendoakan yang terbaik.

“Istri bilang, ya sudah apa yg diberikan amanah gubernur dijalani. Jangan perlihatkan ambisius. Kalau kata anak, bismillah aja,” ujar mantan Wali Kota Jakarta Utara ini.

Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi direncanakan akan maju melalui jalur independen. Hingga saat ini TemanAhok masih mengumpulkan 1 Juta fotokopi KTP untuk mendukung mereka menjadi Gubernur DKI Jakarta Periode 2017 – 2022.