Oh Ini Toh isi SMS Ancaman dari Guru Honorer Ke Menteri Yuddy - Infotainment News Online Terkini

Headline News

Oh Ini Toh isi SMS Ancaman dari Guru Honorer Ke Menteri Yuddy

on

Guru Honorer Ancam Menteri Yuddy – Seorang guru honorer di SMA di Brebes, Jawa Tengah, ditangkap karena mengancam akan membunuh menteri RB Yuddy Chrisnandi. ancaman teror rupanya itu tidak hanya sekali dikirim ke Yuddy menteri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal mengatakan ancaman bukan hanya sekali namun sudah berulang kali.

“Yang bersangkutan tidak hanya sekali mengirim SMS ancaman tersebut, tetapi sudah berulang kali dan ancamannya pun serius,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal sebagaimana dilansir detik, Rabu (9/3/2016).

Lebih lanjut, Mohammad Iqbal mengatakan ancaman terjadi dari desember 2015 – februari 2016.

“Sekitar bulan Desember 2015 sampai Februari 2016, pelaku mengirimkan ancaman kepada Menpan RB Yuddy Chrisnandi melalui SMS,” ungkapnya.

Iqbal mengungkap, motif pelaku mengirimkan SMS tersebut karena merasa sakit hati dan benci kepada Yuddy.

“Pelaku mengirim ancaman karena membenci pak menteri karena korban tidak diangkat sebagai guru tetap,” imbuhnya.

Berikut Adalah Isi SMS Yang Bernada Ancaman Oleh Guru Honorer Ke Menteri Yuddy

Mashudi, seorang Guru Honorer Asal Brebes, Jawa Tengah ditangkap Polda Metro Jaya, Kamis (3/3) lalu. Mashudi diamankan atas tuduhan mengirimkan pesan singkat berupa ancaman ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman, pun membeberkan isi pesan yang dilayangkan Mashudi kepada Yuddy. Bukan hanya mengancam Yuddy, Mashudi bahkan tak segan-segan membantai Yuddy beserta keluarganya.

“A** Yudi go**** jadi menpan rusak. Kami bisa hilang kesabaran, tak bantai nanti dan keluargamu! Hati-hati ini akan jadi kenyataan,” ungkap Herman, Rabu (9/3).

Merasa terganggu, pihak Yudi pun melakukan pelaporan ke Tim Cybercrime Polda Metro Jaya. Oleh pihak kepolisian selanjutnya dilakukan pendalaman dan penyelidikan, serta akhirnya terduga pengirim SMS tersebut dapat diidentifikasi dan diamankan.

Pasal yang disangkakan kepada terduga, tambah Herman, adalah Pasal 29 dan atau pasal 27 ayat (3) ITE dan atau pasal 335 dan atau pasal 336 dan atau pasal 310/311 KUHP.

Recommended for you