Waduh Rio Haryanto Hanya Tampil Setengah Musim di F1 2016 ? - Infotainment News Online Terkini

JagatOtomotif

Waduh Rio Haryanto Hanya Tampil Setengah Musim di F1 2016 ?

on

Rio Haryanto – Mampu menyelesaikan GP Bahrain membuat Rio Haryanto memetik banyak pelajaran berharga. Berbekal modal di Bahrain, Rio kini langsung menatap seri berikutnya di Tiongkok.

“Terima kasih kepada semua fans yang telah mengikuti lomba tadi di Bahrain. Alhamdulilah saya bisa berhasil finis. 57 lap. Banyak sekali yang saya pelajari. Mudah-mudahan di next race di Shanghai saya tampil lebih baik lagi. Terima kasih,” kata Rio lewat video yang diunggah di akun Twitter-nya.

Namun, Rio Haryanto terancam cuma tampil setengah musim di F1 2016. Hal ini yang disiratkan dari ucapan Deputi  V Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto dalam wawancara khusus dengan CNN Indonesia. Hingga kini dana yang dibutuhkan sang pebalap Indonesia untuk bertarung di Manor, sebesar 15 juta Euro, belum sepenuhnya beres. Baru Pertamina dan Kiky Sports yang bersedia membantu Rio.

Dalam perbincangan dengan CNN Indonesia Selasa (5/4), Gatot S. Dewa Broto menyebut, belum ada hasil signifikan dari berbagai jalur yang ditempuh oleh Kemenpora untuk mencari sponsor bagi Rio. Sebelumnya, Kemenpora sudah mendekati beberapa BUMN, tetapi respons yang didapat belum memenuhi harapan.

Pendanaan akan sangat penting bagi kelangsungan karier Rio Haryanto di Formula 1. Pasalnya, untuk mengarungi semusim penuh, Manor meminta ‘mahar’ sebesar 15 juta Euro. Kemenpora awalnya berharap, kesuksesan Rio menjadi pebalap pertama Indonesia di F1 akan mengundang banyak perhatian dan gelombang sponsor.

Namun sejauh ini, baru Pertamina yang mengucurkan 2,25 juta Euro ditambah Kiky Sports sebesar 3 juta Euro. Angka itu mungkin bisa bertambah sedikit, dari Kemenpar (Kementerian Pariwisata), yang membuka opsi menempelkan logo Wonderful Indonesia di mobil Manor.

Gatot menyebutkan, “Dari aspek APBN, mungkin maksimal yang bisa ditempuh dari Kementerian Pariwisata itu sebesar lima miliar rupiah … Pesan saya kepada Kemenpar adalah kalau bisa bantuan tersebut diberikan sebelum akhir Mei. Kalau misalnya (pihak Rio) tidak bisa bayar, Rio hanya (bisa tampil) setengah musim saja. (di F1 2016). Mungkin antara 10 atau 11 seri.”

Rio Haryanto sendiri, terus berkembang. Di GP Australia, ia gagal finish karena masalah gearbox. Namun, di GP Bahrain, seri kedua, sang pebalap mampu finish di urutan 17, paling bawah, memenuhi target awal yang ditetapkan.

Berita terkait

Inilah Janji Fox Sport Yang Akan Memberi Bendera Merah Putih di Samping Rio Haryanto

10 Fakta Menarik F1 GP Australia 2016 Setelah Rio Haryanto Gagal Finish

Terhenti di Lap 19, Inilah Penyebab Rio Haryanto Gagal Finish di F1 GP Australia

Recommended for you