Stress Meningkatkan Resiko Terkena Diabetes Mellitus - Infotainment News Online Terkini

JagatLifestyle

Stress Meningkatkan Resiko Terkena Diabetes Mellitus

on

Stress , yang sebagian besar disebabkan oleh berbagai masalah sehari sehari seperti kemacetan atau urusan pekerjaan, benar-benar dapat membangkitkan resiko untuk terkena diabetes tipe 2 ( Diabetes Mellitus ) . Dokter dan peneliti menemukan bahwa seseorang saat stres dapat mengarah ke gangguan kesehatan seperti diabetes.

Dr Mark Hyman, Direktur Cleveland Clinic Pusat Fungsional Medicine, mengatakan, “Dalam menghadapi stress kronis, tingkat  insulin, kortisol, dan senyawa inflamasi yang disebut sitokin semua mengalami peningkatan. Ini mendorong disfungsi metabolik tanpa henti yang mengarah ke berat badan, resistensi insulin, dan akhirnya diabetes tipe 2. ” Diabetes Mellitus biasanya disebabkan oleh kalori terbakar yang terjebak di organ yang berfungsi untuk pencernaan. Ini disimpan dan kalori yang tidak terbakar akan berubah menjadi gula dalam darah dari waktu ke waktu, yang akan menyebabkan peningkatan insulin.

Sama seperti kalori terbakar, stress juga dianggap sebagai pemicu yang meningkatkan tingkat insulin seseorang. Menurut Dr Hyman, realistis, stress itu sendiri tidak bisa dihilangkan. Namun, meskipun tidak bisa dihapus dari gaya hidup seseorang, apa yang orang bisa lakukan adalah mengelola stress dengan benar. Dengan sedikit menghilangkan stress, baik berat badan dan risiko diabetes dapat dihindari.

Dr Hyman memastikan bahwa setiap orang dapat meminimalkan tingkat stress – itu hanya masalah menemukan cara-cara alternatif. Misalnya, jika Anda merasa stres dari kemacetan lalu lintas yang luar biasa untuk bekerja, menemukan rute baru dapat membantu. Jika Anda menghadapi banyak tugas, pastikan bahwa Anda mengatur jadwal dan memprioritaskan mereka.

The American Diabetes Association juga menyebutkan beberapa tips untuk memerangi stres seperti melakukan rutinitas latihan menyenangkan, mengambil kelas tari, memulai hobi baru dan relawan dalam amal atau kegiatan sosial. Ini akan menurunkan resiko seseorang dari Diabetes Mellitus. Ada juga beberapa metode stress, kontrol muka seperti bergabung dengan kelas yoga, latihan pernapasan dan mengubah pendekatan Anda ketika mengatasi masalah. Pada akhirnya, stress bertindak sebagai tanda peringatan bahwa Anda perlu mengubah sesuatu dalam rutinitas Anda atau gaya hidup.

Recommended for you