Bantahan Ustaz Solmed yang Dikabarkan Dirinya Dikeroyok Warga

190

Ustaz Solmed – Ada kabar kurang mengenakan dari Ustaz Solmed, ia hampir jadi bulan-bulanan warga lantaran datang setelah jamaah bubar. Pria bernama lengkap Sholeh Mahmoed Nasution Ustad Solmed diundang memberikan ceramah agama di Masjid Al Munawaroh, Kampung Pasauran, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Serang Banten, Jumat akhir pekan lalu.

Ketua Pemuda Desa Pasauran, Kamandanu, mengatakan, biaya mendatangkan Ustad Solmed ditanggung cagub Banten, Wahidin Halim WH, Malam itu WH juga berada di lokasi acara. Bahkan, dia memberikan sambutan. Jamaah yang hadir diperkirakan mencapai 5.000 orang.

“Informasi yang saya dapat juga kurang jelas, ada yang bilang Rp15 juta hingga Rp25 juta. Infonya simpang siur,” ujar Ketua Pemuda Desa Pasauran, Kamandanu.

Kamandanu menambahkan, kericuhan terjadi ketika salah seorang pengawal Ustaz Solmed menunjuk-nunjuk tokoh masyarakat, saat mengklarifikasi keterlambatannya.

Saat itu, masyarakat tidak terima dan akhirnya mengamuk. Kekesalan warha itu berujung pada pemukulan pengawal Ustaz Solmed serta berimbas kepada sopir dan Ustad Solmed.

“Kejadian itu nggak lama, sekitar lima menit. Ya namanya warga sudah kesal, tidak tahu lagi siapa apa yang ada disitu. Pengawal, sopir dan Ustaz Solmed jadi sasaran kekesalan dan kekecewaan warga,” ujarnya.

Ustaz Solmed Beri Klarifikasi

Ustaz Solmed atau Sholeh Mahmoed membantah berita dirinya dikeroyok warga. Pria 32 tahun itu justru mengaku mengalami penipuan oleh panitia penyelenggara.

“Saya korban penipuan panitia yang menjadi calo,” kata ustaz Solmed saat dihubungi Dream, Senin 9 Mei 2016.

Solmed menjelaskan kronologis sebenarnya. Saat itu, ia diundang mengisi ceramah peringatan Isra Miraj di Kampung Pasauran, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Serang, Banten, pada Jumat akhir pekan lalu.

“Awalnya ngundang di Serang timur. Begitu sampai di Serang timur jam 21.30 WIB, dapat ditelepon ternyata tempat salah. Tempatnya Cilegon Barat. Saya berangkat ke sana, kurang lebih 3 KM. Ternyata tempat salah lagi. panitia bilang di Karang Bolong, 2 jam saya menempuh jalan dari Cilegon,” katanya.

Begitu sampai di lokasi, lanjut Solmed, ia mendapati ada acara kampanye yang tidak diketahuinya. Solmed juga tidak paham, kenapa panitia acara yang menjemputnya tak mengetahui lokasi pasti yang dituju.

“Tiga kali saya pindah dalam sekejap. Andai benar di Serang timur acaranya, saya pasti sudah sampai,” ujarnya.

Soal keributan dan menjadi bulan-bulanan warga, suami April Jasmin itu menegaskan jika hal itu tidak benar.

“Sampai sana di sana jam 12 malam. Pas dateng wajar dong warga belum tahu kronologisnya gimana. Warga sorakin huuuu. Terus saya bilang kumpul dulu. Biar tahu duduk persoalan,” kata Solmed

Solmed kemudian berkumpul dengan warga di Masjid dekat acara digelar. Ia kemudian menjelaskan duduk perkaranya.

“Setelah dijelaskan mereka paham dan ngerti. Saya pulang. Jadi ga ada yang rusuh, Keributanga ada. Malahan kita sempat foto selfi sama jamaah. Ga ada yang ribut-ribut”.

Berita Terkait

Inilah Video Habib Rizieq Pelesetkan Salam Sunda

Inidia Penjelasan Asep Si Pengunggah Video Ceramah Habib Rizieq di Purwakarta Yang Perlu Kamu Tau