Miris! Gadis Berinisial NR Dicabuli 5 Pria dan Tinggal Dikandang Bebek

137

Kasus Pemerkosaan – Gadis berusia 14 tahun berinisial NR warga Desa Trompoasri, Jabon harus harus ternodai masa depannya karna diperkosa lima pria hingga hamil. Tidak hanya itu NR dan keluarganya diusir warga dan kini tinggal di bekas kandang bebek milik salah satu warga yang iba.

Lima pria yang memperkosa NR tiga diantaranya masih anak-anak dan Meski kasus ini sudah dilaporkan ke polisi pada Desember 2015, namun pelaku masih dibiarkan bebas hingga kini.

suasana rumah NR bekas kandang bebek, sumber foto: beritajatim.com

Sebagaimana dilansir sapujagatcom dari kompas (23/5), Ibu NR mengisahkan, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Agustus 2015. Saat itu, NR hendak berangkat mengaji. Namun dalam perjalanan, korban dipanggil pelaku bernama Sokeh, 45 tahun. (Baca Juga: “Inilah Video Kondisi Gubuk Bekas Kandang Bebek Bocah NR Dicabuli 5 Pria“)

“Anak saya tidak mau, tapi ditarik oleh dia (S). Di dalam kamarnya, anak saya diperkosa,” kata ibu korban kepada awak media, Minggu (22/5/2016).

kasus NR

Kejadian tak hanya itu saja. Sokeh (45) memperkosa NR hingga lima kali. Bahkan, tetangga S yang berinisial U pun juga turut melakukan perbuatan bejat itu sebanyak tiga kali.

Yang membuat semakin pilu, kerabat Sokeh yang masih berumur 10 tahun berinisial M, juga ikut menodai NR bersama teman-temannya, yaitu A dan D.

Perbuatan amoral itu dilakukan kelima pelaku dengan rentang waktu berbeda antara Agustus-September.

“Saya tak habis pikir, kok sampai setega itu. Anak saya sekarang hamil delapan bulan dan tak ada yang bertanggung jawab,” sambung ibu korban yang kemudian menitikan air mata.

Korban NR

Setelah mengetahui anak sulungnya hamil, ibu korban mengadu ke kepala desa setempat. Dalam musyawarah itu, disepakati oleh S dan U untuk memberikan konpensasi Rp 75 juta dan akan dibuatkan sebuah rumah.

Namun, sampai jangka waktu yang disepakati, November 2015, kedua pelaku yang sudah berkeluarga itu tak membayarnya.

Bahkan, NR dan ibunya yang mengontrak rumah salah satu warga itu tak lagi diperkenankan si pemilik rumah tinggal di Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, RT 10/RW 4.

Endang Wahyuni, warga dusun setempat namun berada di RT 11, merasa iba terhadap nasib NR.

Ia mencoba menolong sebisanya, dan hanya mampu menyediakan lahan kandang bebek miliknya untuk ditempati NR dan keluarganya.

“Kami bersihkan bersama-sama agar bisa ditempati. Kami hanya bisa membantu seperti ini,” tukas Endang yang mendampingi ibu NR.

Ibu NR sudah melaporkan hal ini ke Polres Sidoarjo pada Desember 2015. Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Wahyudin Latif, menyatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus NR.

“Korban melaporkan dua pelaku, yaitu S dan U. Untuk tiga tersangka yang masih di bawah umur masih dalam pengembangan,” tandas Latif.

Latif mengungkapkan saat akan dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku melarikan diri. Info yang diperoleh, keduanya kabur ke Bali.

“Pasti kami kejar kedua pelaku ini,” tegas Latif.