Ke “Jakarta Fair”? Ini Panduan Transportasinya…

118

Sapujagat.com, Ke “Jakarta Fair”? Ini Panduan Transportasinya…

JAKARTA, KOMPAS.com – Panitia penyelenggara Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2016 menyediakan angkutan umum yakni bus TransJakarta dan lainnya dari dua titik menuju area pameran.

General Manager PT JIEXPO, Oki Setiawan mengatakan, calon pengunjung bisa menaiki TransJakarta dari halte Monas dan stasiun Juanda yg segera menuju halte depan pintu-2 JIEXPO.

“Tahun dahulu telah ada halte transjakarta di dekat pintu 2. Khusus buat PRJ 2016, kita tidak mengurangi frekuensi TransJakarta,” ujar dia di Jakarta, Senin (6/6/2016) seperti dikutip dari Antara.

Kemudian, untuk mereka yg memakai moda angkutan KRL, disediakan shuttle bus dari arena JIEXPO ke stasiun Juanda dan stasiun Kemayoran.

“Shuttle bus tersedia setiap 15 menit,” kata Oki.

Panitia juga menyiapkan shuttle bus dari sejumlah titik seperti Perumahan Kemang Pratama menuju halte TransJakarta MM Bekasi, shuttle bus dari Bintaro Trade Center ke stasiun Jurang Mangu. Lalu, shuttle bus dari Grand Depok City ke stasiun Depok Baru.

Kemudian buat area parkir, Oki mengatakan, mulai menyediakan area tambahan khusus bagi parkiran mobil yakni di Jalan Industri dan Jalan Angkasa.

“Untuk tahun ini, kalian juga mulai menyediakan area parkir di luar area parkir kita, yakni di Jalan Industri dan Jalan Angkasa, khusus buat mobil. Sementara bagi parkir motor tetap di area dalam JIEXPO,” kata dia.

“Sementara buat kaki lima ada kawasan khusus, sehingga tak mulai menganggu pejalan kaki dan dahulu lintas ke PRJ,” tambah Oki.

Zonasi

Zonasi PRJ 2016 Seperti di tahun-tahun sebelumnya, panitia membagi area pameran ke dalam dua zonasi. Hall A, nantinya mulai diisi 80 persen oleh barang-barang furniture dan 20 persen sisanya bagi ice world seperti wahana ice skating dan rumah hantu.

Kemudian di Hall B1 mulai menghadirkan alat-alat kebutuhan rumah tangga, kesehatan dan elektronik. Khusus bagi open space mulai ditempati sektor otomotif dan multiproduk seperti gadget, alat olahraga dan barang eletronik.

Produk otomotif juga mulai ditampilkan di Hall B2. Lalu, di Hall C1, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menunjukkan berbagai programnya, layanan publik dan panggung kesenian tradisional Betawi.

Sementara Hall B3 dan C3 mulai ditempati pengusaha kecil, mikro dan koperasi dari semua Indonesia. Terakhir, di area pasar Gambir, nantinya mulai dihadirkan berbagai wahana permainan outdoor, taman lampion, produk fesyen, kosmetik dan industri kreatif.

Sumber: http://travel.kompas.com
Ke “Jakarta Fair”? Ini Panduan Transportasinya….di Sapujagat JagatWisata