Sepotong Sejarah Pada Nasi Lemeng Banjarsari Banyuwangi

89

Sapujagat.com, Sepotong Sejarah pada Nasi Lemeng Banjarsari Banyuwangi

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Nasi Lemeng adalah salah sesuatu kuliner di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yg hampir punah.

Nasi yg dibakar dalam bambu tersebut biasanya ditemukan di ketika upacara adat dan kegiatan tradisi masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Nasi Lemeng tak lepas dari sejarah terbentuknya Kabupaten Banyuwangi. Menurut Murati (82), warga Banjarsari kepada KompasTravel, Minggu (12/6/2016), nasi lemeng adalah bekal pada pejuang Kerajaan Blambangan ketika melawan penjajah.

(BACA: Menuju Desa Banjar, Yuk Temukan “Surga Kecil” di Banyuwangi)

Biasanya dibuat oleh perempuan desa dan dimasukkan ke dalam bambu. “Saat mulai dimakan dibakar dahulu di atas perapian,” kata nenek yg memiliki beberapa buyut tersebut.

Untuk memasak nasi lemeng, beras dimasak bersama santan dan dibumbui rempah seperti garam serta daun salam. Setelah itu digulung di dalam daun pisang dan diisi dengan cacahan daging ayam, ikan segar atau ikan asin.

Kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar ketika mulai dimakan. Bentuknya seperti lontong atau lemper tetapi karena ditanak dalam waktu lama, nasi lemeng lebih tahan lama dan tak gampang basi.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Sebelum disantap, nasi lemeng khas Banyuwangi ini dibakar di atas perapian.

“Sampai ketika ini tak banyak orang yg masak nasi lemeng. Anak anak muda sekarang juga jarang ada yg tahu,” katanya sambil tersenyum.

Murati menyampaikan ketika ini tak terlalu kadang menerima pesanan nasi lemeng dari masyarakat tetapi pesanan tiba dari dua agen perjalanan bagi wisatawan yg berkunjung di Desa Banjarsari.

“Yang terpenting makanan ini tak dilupakan sama masyarakat sini. Saya telah ngajari kerabat aku takaran bagi untuk nasi lemeng yg pas,” kata Murati.

Sumber: http://travel.kompas.com
Sepotong Sejarah pada Nasi Lemeng Banjarsari Banyuwangi.di Sapujagat JagatWisata

Agen Poker
Loading...