Tips Mendaki Gunung Bersalju - Infotainment News Online Terkini

JagatWisata

Tips Mendaki Gunung Bersalju

on

Sapujagat.com, Tips Mendaki Gunung Bersalju

DEPOK, KOMPAS.com – Jika Anda telah biasa mendaki gunung-gunung dengan karakteristik hutan hujan tropis di Indonesia, ada pilihan gunung-gunung bersalju yg menawarkan sensasi petualangan lain. Namun, tentu persiapan yg dibutuhkan berbeda dengan pendakian-gunung-gunung di area tropis.

Pendaki Tujuh Puncak Dunia yang berasal Indonesia (Indonesia’s Seven Summiter) dari Wanadri, Nurhuda (28) kepada KompasTravel memberikan dua tips buat pendaki pemula sebelum coba mendaki gunung-gunung bersalju.

Berikut tips yg dapat diperhatikan dan dikerjakan sebelum mendaki dari Nurhuda atau akrab disapa Huda ketika ditemui di acara Ngabuburit #Ultra7 & Caterva “Himalaya’s Summit Experience & Adventure Journalism di Kampus Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jakarta.

Persiapan fisik

Kegiatan mendaki gunung tentu memerlukan fisik yg prima. Huda mengatakan, latihan fisik yg mampu dikerjakan adalah jogging atau trail running. Frekuensi latihan fisik berupa lari mampu sebanyak beberapa hingga tiga kali seminggu.

Untuk menu latihan, secara umum mampu dikerjakan selama tiga bulan sebelum mendaki gunung. Huda menambahkan target pencapaian lari dapat ditingkatkan setiap bulan dalam masa latihan.

“Kalau bagi latihan tidak mengurangi ketinggian, dapat bermain di jarak atau waktu. Kalau memungkinkan jaraknya dapat ditambahkan. Seminggu sekali jaraknya mampu ditingkatan misalnya pekan setelahnya naik jadi 15 atau 21 kilo,” kata Huda.

“Kalau gak bisa, berarti main di waktu. Atau kalau gak memungkinkan, target waktu mampu ditingkatkan. Misalnya lari 15 kilometer (selama) sesuatu jam setengah, dikurangi jadi sesuatu jam. Itu yg jadi target,” tambah Huda.

Arsip Mahitala Unpar Perjalanan tim menanjak dengan penuh salju menuju Puncak Gunung Aconcagua

Menu makan

Selama masa latihan, menu makan juga mesti diperhatikan. Menurut Huda, nutrisi dari makanan yg dikonsumsi adalah hal yg mutlak dipenuhi. Menu-menu empat sehat lima sempurna yaitu makanan yg mampu dikonsumsi.

“Karena nanti pas pendakian itu kami memang butuh nutrisi banyak. Makanya kalau untuk makanan buat pendakian gunung, kami menimbun lematk atau nutrisi. Disarankan nutrisinya harus lebih bagus. Nutrisinya dapat dari daging, protein hewani, nabati, dan juga buah-buahan,” kata Huda.

Riset jalur pendakian

Seperti mendaki gunung di wilayah tropis, riset juga diperlukan ketika ingin mendaki gunung-gunung bersalju. Saat riset, unsur-unsur yg perlu diketahui seperti jarak pendakian per hari, jarak pergerakan buat tidak mengurangi ketinggian ketika mendaki, suhu di gunung, musim terbaik bagi mendaki dan faktor-faktor yang lain yg mendukung bagi membuat rencana perjalanan.

Menurut Huda, proses riset mampu dimudahkan dengan mesin pencari seperti Google. Namun, hal yg perlu diperhatikan adalah keterangan tentang pergerakan perpindahan ketinggian. Hal itu berpengaruh kepada kemampuan setiap tubuh orang buat menyesuaikan diri terhadap ketinggian.

“Kita telah milik keterangan gunungnya dulu bikin itinerary-nya. Per hari itu naik ketinggiannya terlalu jauh. Kalau misalnya googling kan, orang yang lain mampu (berpindah ketinggian yg jauh) tetapi kalian belum tentu dapat pergerakan per harinya. Itu yg perlu diperhatikan,” tambah Huda.

KOMPAS/HARRY SUSILO Tim Bravo Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia dari Wanadri siap menyusuri jalur es puncak Nggapulu atau puncak Soekarno di ketinggian sekitar 4.700 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan Pegunungan Jayawijaya, Papua, Senin (19/4/2010). Pendakian ke daerah puncak Nggapulu ini sebagai ajang pengenalan medan dan aklimatisasi buat tim sebelum menuju puncak Carstensz Pyramid atau Ndugu-Ndugu yg berada di ketinggian 4.884 mdpl.

Operator pendakian

Untuk pendaki pemula, Huda menyarankan bagi memakai bantuan operator pendakian. Hal itu berguna buat memudahkan konsultasi tentang rencana pendakian gunung-gunung yg mulai didaki.

Menurut Huda, operator pendakian juga relatif menolong secara biaya dibandingkan saat merencanakan pendakian secara mandiri. Biaya yg dikeluarkan saat merencanakan mulai cenderung lebih mahal karena harus membeli logistik pendakian secara mandiri.

Kostum pendakian

Pendakian gunung bersalju mulai ditempuh dengan suhu ekstrim. Hal utama yg perlu dipersiapkan adalah kostum pendakian yg berkonsep layering system.

Huda menjelaskan, layering system terdiri dari tiga macam yakni base layer, second layer, dan outer layer. Base layer dapat berbahan polyester yg bersifat meneruskan panas tubuh ke bagian luar sehingga tidak menyimpan keringat.

“Kalau buat second layer harus bersifat insulasi misalnya berbahan fleez atau pollar dan juga down. Itu bagi menahan panas tubuh. Outer layer itu yg melindungi kalian dari lingkungan luar seperti angin, hujan, dan salju misalnya windbreaker,” ungkap Huda.

Twitter Gunung McKinley, gunung tertinggi di Amerika Utara, berganti nama menjadi Gunung Denali.

Peralatan dan perlengkapan pendakian

Saat mendaki, peralatan pendakian juga berfungsi menolong ketika berjalan. Huda menyebutkan, bagi ransel ketika mendaki relatif sama seandainya dibandingkan dengan mendaki gunung-gunung tropis.

Peralatan dan perlengkapan pendakian yg secara esensi berbeda adalah kantung tidur (sleeping bag). Jika suhu gunung salju yg ingin didaki berkisar -10 derajat celcius, maka pilihlah kantung tidur yg mampu menghangatkan tubuh hingga -20 derajat celcius.

“Yang utama lagi trekking pole. Menurut penelitian, trekking pole bisa mengefisiensikan tenaga. Untuk sepatu, usahakan memilih ukuran yg lebih besar sesuatu nomor dari ukuran biasa karena nanti ketika mendaki mulai memakai kaos kaki yg berbabhan tebal,” pungkas Huda.

Sumber: http://travel.kompas.com
Tips Mendaki Gunung Bersalju.di Sapujagat JagatWisata

Recommended for you