Jaksa Penuntut Umum : “Jessica Sakit Hati Dinasihati Mirna Agar Putus dari Pacarnya”

183

Jessica Wongsso – Sidang Perdana atas kasus “Kopi Maut” yang menewaskan Wayan Mirna Salihin digelar pada Rabu (15/6/2016) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang direncanakan mulai pukul 11.00 WIB.

Dalam sidang perdana ini, alumnus sebuah universitas di Australia ini akan mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadapnya terkait kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mendakwa Jessica dengan pasal pembunuhan berencana. Dijelaskan bahwa awal sakit hati Jessica kepada Mirna karena Mirna pernah menegur Jessica agar putus dari pacarnya.

“Sekira pertengahan 2015, Mirna mengetahui permasalahan dalam hubungan percintaan antara terdakwa dengan pacarnya sehingga Mirna menasehati terdakwa agar putus saja dengan pacarnya yang suka kasar dan pemakai narkoba, dengan menyatakan buat apa pacaran dengan orang yang tidak baik dan tidak modal,” kata Jaksa Ardito Muwardi saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (15/6/2016).

Sumber Foto : liputan6.com

“Ucapan Mirna tersebut ternyata membuat terdakwa marah dan sakit hati sehingga terdakwa memutuskan komunikasi dengan Mirna,” jelasnya.

Jessica kemudian putus dengan pacarnya dan mengalami beberapa peristiwa yang membuatnya harus berurusan dengan pihak Kepolisian Australia. Hal tersebut membuat Jessica semakin merasa sakit hati dengan Mirna.

“Membuat terdakwa semakin tersinggung dan sakit hati kepada Mirna, sehingga untuk membalas sakit hatinya tersebut, terdakwa merencanakan untuk menghilangkan nyawa Mirna,” ujar Jaksa Ardito.

Dalam rangka mewujudkan niatnya untuk membunuh Mirna, pada 5 Desember 2015, Jessica mulai menghubungi Mirna kembali melalui Whatsapp (WA) saat ia dalam perjalanan dari Australia ke Indonesia. Saat itu pesannya tak dibalas Mirna.

Sumber Foto : Masaul/detikcom

Begitu tiba di Indonesia, Jessica coba kembali mengontak Mirna, dan dibalas. Sejak saat itu terjadi komunikasi antara Jessica dan Mirna hingga akhirnya digelar pertemuan di Restauran Olivier pada 6 Januari 2016.

Sebelumnya, Mirna Salihin tewas setelah minum es kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada 6 Januari lalu. Diduga, kopi tersebut mengandung racun sianida.

Saat meminum kopi, Mirna ditemani dua temannya, Jessica Wongso dan Hani Juwita Boon. Kopi itu sendiri dipesan oleh Jessica Wongso sebelum Mirna dan Hani tiba di kafe.