Video Detik-Detik Teror Truk Saat Bastille Day Tewaskan Puluhan Orang

182

Bastille Day – Hari Revolusi Prancis berubah menjadi penuh darah dan air mata. Peristiwa tragis mewarnai acara Bastille Day di Nice, Perancis, Kamis (14/07/2016) waktu setempat. Sebuah truk trailer menabrak kerumunan perayaan hingga menyebabkan 84 orang tewas.

Para korban merupakan warga yang berkumpul di ruas jalan di pantai Promenade des Anglais yang menyaksikan pesta kembang api dalam perayaan Bastille Day. Pejabat setempat mengatakan, sopir truk yang diketahui pria asal Tunisia mengumbar tembakan terhadap kerumunan massa sebelum akhirnya ditembak mati.

Seorang saksi mata mengatakan, sopir sengaja mengarahkan truk trailer miliknya ke arah kerumunan dengan kecepatan tinggi.

Sopir tersebut akhirnya ditembak mati oleh aparat setempat.

Dikutip dari AFP, hanya ada satu orang di dalam truk, yaitu seorang laki-laki yang telah tewas ditembak polisi. Belum ada bukti soal adanya senjata api di truk tersebut.

Aparat di Nice, Perancis, hingga saat ini masih menangani di tempat kejadian perkara.

Saksi Tony Molina mengatakan, ada 70-100 kendaraan darurat yang menangani peristiawa itu.

Dua helikopter tampak mendarat. Jasad korban hantaman truk ditutupi terpal biru.

Hantaman truk itu terjadi saat pesta kembang api di perayaan Bastille Day.

Untuk diketahui, Bastille Day merupakan perayaan Hari Nasional Perancis yang dirayakan tiap tanggal 14 Juli.

Acara itu berlangsung meriah dengan menampilkan parade militer Perancis, tank, dan jet tempur yang bermanuver di Jalan Champs–Elysees.

Pesta ini biasanya berakhir dengan pesta kembang api meriah di atas Menara Eiffel serta kota-kota di seluruh negeri.

Aparat pemerintah setempat, Sebastian Humbert, mengatakan polisi menembak sopir karena serangan itu dianggap sebagai sebuah serangan kriminal besar.

Berikut adalah video detik-detik serangan itu dan kepanikan kerumunan orang:

Belum ada kelompok atau pihak yang mengklaim bertanggunng jawab atas serangan mengerikan di Nice. Namun, kelompok ISIS telah berulang kali Mengkhususkan Prancis sebagai target utama atas tindakan militer mereka terhadap kelompok ISIS di Irak dan Suriah.