Sidang Lanjutan Jessica Wongso Ini 24 Detik Adegan Jessica Memasukan Sianida ke Kopi Mirna

105

Jessica Wongso – Menjadi trending topik di twitter dan google, sidang lanjutan Jessica pada Rabu (10/8/2016) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, memanggil Pakar Digital Forensik Mabes Polri. Sidang tersebut mendengarkan kesaksian Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Muh Nuh Al Azhar, selaku saksi ahli IT yang dihadirkan jaksa untuk membeberkan hasil pemeriksaan forensik dari beberapa kegiatan Jessica yang terekam CCTV.

Muhammad Nuh Al Azhar mengatakan, ada 24 detik krusial di mana terdakwa Jessica Kumala Wongso memainkan tangannya di gelas vietnamese ice coffe yang dipesan untuk korban Wayan Mirna Salihin.

Gerak-gerik itu tampaknya meyakinkan penyidik bahwa Jessica lah yang memasukkan sianida ke dalam kopi Mirna.

‎”Dia menoleh ke CCTV. Tas dibuka menggunakan kedua tangan. Ada beberapa waktu kegiatan membuka tas. Kemudian diletakkan sesuatu di atas meja. Ada gerakan tangan memindahkan sesuatu ke atas meja, 24 detik kegiatan memasukan sesuatu,” kata Nuh di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).‎

Berikut 24 detik ‎krusial Jessica menuangkan sesuatu:
16:22:58, terdakwa duduk kembali ke meja nomor 54 setelah membayar koktail. Meski jauh, tapi terdakwa tidak terhalangi tanaman dan terlihat dalam CCTV.

16:23:37, terdakwa menggeser duduknya ke bagian tengah sofa. Dia mengambil garis sejajar dengan CCTV dan tanaman hias. Sehingga, posisi badan terhalangi tanaman hias. Tapi, gerakan tangan dan kepala masih terlihat.

16:24:19, petugas kafe membawa kopi dan menaruhnya di depan terdakwa. Kegiatan itu selesai sampai

16:26:45. Pada waktu yang sama, dari kamera belakang, terlihat petugas membawa kopi dalam kondisi gelas kopi masih berwarna putih. Kondisi sedotan juga terpisah dari gelas. Lalu posisi kopi ada di ujung meja.

16:27 sampai detik 28, ada petugas lain, membawa koktail dan meletakkan di dekat terdakwa. Dari kamera depan, terlihat ada gerakan kepala terdakwa, namun posisi badan terhalangi tanaman hias.

16:28:20, terdakwa mengambil dudukan menu, dan pindahkan ke ujung meja dekat terdakwa.

16:28:40, terdakwa menggeser salah satu paper bag dan menjadi sejajar dengan arah kamera CCTV

16.29.50, terdakwa membuka tas dengan kedua tangannya. Analisa di sini adalah analisa pixel, jadi jika ada sesuatu bergeser, pasti ada gerakan pixel kamera

16:30:55, terdakwa mengambil dudukan menu di ujung meja dibawa ke dekatnya. Selama kegiatan itu terdakwa beberapa kali menoleh ke kanan dan ke kiri. Terekam juga kegiatan memegang rambut.

16:33:13, terdakwa memindahkan gelas kopi di depan dia, ke ujung (sebelah kanan), yang mana saat itu masih terhalang paper bag. Terdakwa memindahkan gelas kopi, sambil menoleh ke kiri ke kanan dan melihat ke depan lalu memegangi rambut.

16:33:53, terdakwa memindahkan paper bag dengan kedua tangannya di atas meja ke bangku sofa. Pertama, dua paper bag dipindahkan dengan kedua tangan, lalu diletakkan di sofa sebelah kanan, dilanjutkan dengan gerakan ke belakang sofa. Jadi di atas meja tidak ada lagi paper bag.

Namun Jessica mengaku keberatan dengan sejumlah keterangan yang memberatkannya itu. Jessica mengungkapkan hal tersebut saat Ketua Majelis Hakim Kisworo bertanya kepadanya.

“Banyak yang saya keberatan, namun akan saya jelaskan pada saat saya diperiksa,” jawab Jessica.

Sementara Hakim Kisworo lantas mempertanyakan keterangan itu kepada Nurh.‎ “Ahli tetap pada keterangannya?” tanya Kisworo.

Nuh menjawab bahwa dia berkeyakinan dengan keterangan yang sudah dipaparkannya.‎

Baca Juga

Benarkah Wayan Mirna Tewas Karena Apel Bukan Dari Kopi ?

Fakta Baru Pembunuhan Mirna Ada Misteri Pemesan Es Kopi Vietnam di Meja 52 Dekat Jessica

Dalang Pembunuhan Mirna Adalah Suaminya Sendiri ? Ini Fakta Baru Sidang Jessica