Berat Badan Turun, Belum Tentu Aman Dari Sakit Gula - Infotainment News Online Terkini

JagatHerbal

Berat Badan Turun, Belum Tentu Aman Dari Sakit Gula

By

on

Ketika berat badan naik, Anda tentu mengkhawatirkan jika kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes tipe 2 misalnya. Namun bukan berarti ketika Anda berupaya menurunkan berat badan, hal ini sekaligus dapat menjadi solusi yang jitu menghadang berbagai penyakit yang ada.

Berat Badan Turun, Belum Tentu Aman Dari Sakit Gula

Dalam kasus yang lain, ada beberapa orang yang berhasil menurunkan berat badan namun tetap saja terkena diabetes dan juga komplikasi obesitas lainnya. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh NIHS (Nestle Institute of Healtj Sciences), penelitian ini menemukan tanda khusus dalam darah yang dinamakan “sidik jari lipid”.

Sidik jari lipid ini ditemukan oleh peneliti ketika melakukan pengamatan terhadap kadar lipid, seperti kolesterol dan juga trigliserida. Hal tersebut ditemukan dari 383 obesitas yang telah mendapatkan intervensi diet yang terkontrol, seperti pola makan rendah kalori dalam 8 pekan serta manajemen untuk berat badan selama 6 bulan.

Semua partisipan masih belum didiagnosa diabetes, namun dianggap pradiabetik atau beresiko terserang diabetes tipe 2. Meski diperlakukan dengan sama, namun ada perbedaan respon yang mencolok pada tubuhnya.

Untuk yang diintervensi mengalami penurunan resiko diabetes, bahkan mampu mempertahankan berat badan dan juga mengalami perbaikan akan kadar glikemik. Sisanya, partisipan mengalami penurunan berat badan hanya saja glikemiknya tidak berubah dan masih beresiko terserang penyakit diabetes tipe 2 serta komplikasi lainnya.

Hal ini berarti perubahan akan komposisi lipid yang berlangsung di dalam tubuh selama diet dapat digunakan dalam menentukan pasien dengan obesitas mana yang akan diuntungkan dan tidak diuntungkan agar terhindar dari resiko adanya diabetes.

Selain itu, terkadang kita melihat orang yang beratnya 60 kg di masa usia 55 tahun masih dianggap normal. Padahal, hal tersebut bisa jadi berat karena lemaknya bukan dari massa ototnya.

Menjaga berat badan agar tetap normal adalah hal yang baik, namun bukan hanya itu saja untuk menghindari resiko penyakit diabetes tipe 2. Rajin melakukan olahraga secara rutin, hal ini akan sangat membantu dalam menjaga massa otot dan juga mencegah lemak mengambil alih berat badan kita.

Recommended for you