Robot Misi Penjelajah Mars Dikenalkan Oleh Cina

110

Cina memperlihatkan sebuah foto pertama untuk robot penjelajah yang nantinya akan dikirim ke Mars, hal ini akan dilakukan pada pertengahan tahun 2020. Tujuannya sendiri yakni untuk menjelajahi permukaan planet tersebut, tentunya hal ini akan menjadi terobosan terbaru Negara dari Negara Tirai Bambu tersebut.

Robot Misi Penjelajah Mars Dikenalkan Oleh Cina

Dari sebuah kantor berita bernama Xinhua pada Selasa 23 Agustus tahun 2016, melaporkan bahwa robot tersebut berkisar 200 kg dan memiliki 6 roda bertenaga empat panel surya. Dengan begitu bobot untuk robot tersebut lebih berat jika dibandingkan robot Cina yang dulu menjelajah ke bulan, perbedaannya adalah 60 kg lebih berat.

Robot penjelajah Mars tersebut nantinya akan membawa sebanyak 13 buah perangkat, termasuk di dalamnya perangkat kamera penginderaan jauh serta penembus daratan dalam misi 3 bulan. Rencananya, robot ini akan diluncurkan pada bulan Juli atau pada Agustus di tahun 2020.

Xinhua sendiri melaporkan bahwa pendarat akan berada terpisah dari orbiter pada akhir perjalanan yang dilakukan selama 7 bulan dan juga melakukan pendaratan di area dataran rendah yang berada di utara Mars dimana tempat kendaraah penjelajah melakukan ekplorasi permukaan planet tersebut.

Selain itu, The Beijing New juga melaporkan bahwa di belahan Utara Mars bukanlah tempat yang baik untuk menggunakan tenaga matahari (exp. ekuator) namun kondisi geografisnya sendiri lebih bagus. Memajukan program antariksa Negara Cina memang menjadi prioritas bagi wilayah Beijing, presiden Xi Jinping sendiri menginginkan agar Cina mampu membangun kekuatan luar angkasa-nya sendiri.

Cina sendiri bersikukuh bahwa program ini bertujuan untuk damai, meski pemerintah Departemen pertahanan Amerika Serikat menyoroti program ini untuk peningkatan luar angkasa Cina. Amerika menyebutkan bahwa Negara tersebut bermaksud untuk mencegah musuh menggunakan asset luar angkasa di saat krisis.

Negara Cina di tahun 2003 telah menjadi Negara ke-3 yang menerbangkan manusia ke luar angkasa dengan menggunakan roketnya sendiri, hal ini dilakukan setelah Uni Soviet dan juga Amerika Serikat. Selain itu, Negara ini juga mengumumkan rencana penjelajahan ke bulan dan akhir 2013 menyelesaikan rencana pendaratan halus pertama sejak 1976 dengan menggunakan pesawat Chang’e-3 dan juga robot penjelajah Jade Rabbit.