Bom Medan, Inilah Identitas Pelaku Yang Mengaku Disuruh Orang Tak Dikenal

177

Bom Medan –  Gereja Santo Yosep Medan menjadi ricuh lantaran Jemaat gereja Katolik Santo Yosep di Medan mengagalkan upaya seorang lelaki yang berusaha menyerang pastor saat misa, yang diduga membawa peledak -ditemukan bendera ISIS digambar tangan.

Pastor Albert Pandiangan, 60 tahun, mengalami luka ringan di bagian tangan oleh tusukan pisau, dan segera mendapat perawatan.

Penyerang adalahIvan Armadi Hasugian (18), pelaku bom bunuh diri di Gereja Santo Yosep Jl Doktor Mansur Medan, mengaku disuruh orang tak dikenal (OTK) untuk melakukan pengeboman.

“Proses interogasi masih sedang dilakukan, tersangka mengaku disuruh seseorang yang ketemu di jalan,” kata Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Khusin Dwihananto, Minggu (28/8).

Mardiaz mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan pemeriksaan terhadap Ivan Armadi. Pengembangan itu dilakukan pihaknya untuk mengejar pelaku lainnya.

“Dia mengaku tidak mengenal orang yang menyuruhnya melakukan peledakan bom di Gereja Santo Yosep. Ketemu dengan orang yang memberikan perintah di jalan,” sebutnya.

Tidak ada korban jiwa dalam percobaan bom bunuh diri oleh terduga teroris di Gereja Santo Yosef di Jalan Doktor Mansur Medan. Korban luka ada beberapa orang, termasuk pastor bernama Albert S Pandingan menderita luka bacok di bagian tangan kiri karena serangan pelaku percobaan bunuh diri itu.

Sementara beredar foto kartu identitas sang bomber adalah Ivan Armadi Hasugian. Berusia 18 tahun. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan identitas tersebut dikantongi sang bomber.

Dalam E-KTP Ivan, tercatat sang bomber kelahiran Medan, 22 Oktober 1998. Beralamat di Jalan Setiabudi Gang Sehati Nomor 26, RT/RW 000/000, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Dalam E-KTP yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan itu, Ivan tercatat belum menikah dan berstatus pelajar/mahasiswa.

Belum diketahui apakah identitas tersebut asli atau palsu. Penelusuran Liputan6 di situs dukcapil.kemendagri.go.id, tidak ditemukan nomor induk kependudukan (NIK) yang tertera di E-KTP tersebut, yakni 1271212210980001.

Baca Juga

BOM DI BANDARA ISTANBUL TEREKAM CCTV, LIHAT NIH

5 MISTERI DALAM KASUS BOM SARINAH

MERINDING !! INILAH VIDEO DETIK DETIK BOM BUNUH DIRI MELEDAKAN DIRI DI SARINAH