Pengguna KRL Awas Ada Pengemis Pura-pura Sakit di Kereta

20

Modus Pura-pura Sakit – Bagi Anda pengguna KRL jurusan Jakarta – Bogor atau sebaliknya, mulai dari sekarang harus mewaspadai modus-modus dari para pengemis yang marak melakukan aksinya di gerbong KRL.

Modus berpura-pura sakit, Ipan Maulana remaja berusia 14 tahun ditemukan sakit lemas di bangku KRL jurusan Depok-Jakarta. Remaja tersebut kemudian dibawa ke pos kesehatan Stasiun Manggarai oleh penumpang beserta Petugas Keamanan Dalam (PKD) KRL. Ternyata setelah diperiksa dokter, kondisi remaja tersebut sehat dan tidak ditemukan penyakit.

Mengetahui hal ini, PKD mengontak Tim Reaksi Cepat (TRC) Kementerian Sosial untuk menangani remaja tersebut. Petugas TRC Kemensos kemudian merujuk remaja ini ke Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Putra Utama 1 Klender untuk dibina.

Kepala PSAA Putra Utama 1 Klender Marwianti mengatakan Ipan mengaku menjual tisu buat makan karena sudah tidak memiliki orangtua. Dia harus berjualan untuk bayar sekolah.

“Setelah di cek isi tasnya ternyata ada ponsel Samsung, powerbank, kunci motor (motornya katanya di Terminal Depok), 2 batang rokok dan uang Rp 500 ribu hasil belas kasihan penumpang KRL,” ujar Marwianti, Selasa (15/11/2016) dalam rilis dari Dinsos DKI.

Ketika diamankan, Ipan mengenakan seragam SMP, berpeci hitam putih dan membawa tas plastik merah berisi sekitar 30 tisu ukuran besar.

Marwianti menambahkan, PKD sudah mengawasi, mengamati dan mengabadikan kegiatan remaja tersebut di dalam KRL. Dari foto terlihat bahwa remaja ini menerima makanan dan uang dari penumpang.

“Modus yang dijumpai petugas di dalam kereta adalah pura-pura sakit, kaki pincang, atau pura-pura pingsan seperti saat ditemukan oleh penumpang,” imbuh Marwianti.

Berdasarkan pengakuan Ipan, lanjut Marwianti, modus seperti itu kerap dilakukannya bersama teman-temannya di KRL jurusan Depok-Jakarta.

“Setelah menghubungi beberapa kontak yang ada di handphone Ipan, pertama kontak ibunya bernama Wartinah dan kontak Bapak yang memodali tisu atas nama Yana. Menurut Yana, Ipan biasa merokok dan motornya diparkir di terminal Depok, selanjutnya dia melakukan aksinya di dalam KRL,” tutur Marwianti.

Sebaiknya lebih memilah dan memilih jika ingin berbagi. Karna rasa kasihan dari kita bisa disalah gunakan untuk memperkaya diri sendiri dan mengajarkan mereka untuk menipu bukan berusaha bekerja yang baik.

Baca Juga

Heboh Video Pengemis Muda Bawa Uang Puluhan Juta

Pengemis Ini Perlihatkan Trik Kaki Buntung, Awas Jangan Sampai Tertipu

300 Ribu Lebih Orang Sudah Melihat Video Aksi Curang Penjual Tukar Timbangan